Nyawa Dalam Sebuah Meeting

Posted On Februari 29, 2008

Disimpan dalam Uncategorized

Comments Dropped one response

Beberapa hari yang lalu..

Yup, send…… akhirnya aku kirim juga e mail undangan meeting regular itu untuk besok pagi.. gosshhhh… padahal aku malas sekali untuk nge-run meeting ini. Rasanya koq aku nggak punya spirit untuk yang satu ini, sudah beberapa kali meeting, beberapa kali diskusi dengan team rasanya tetap masih belum menemukan kliknya belum menemukan “nyawa”nya. Ada apa ya…apa yang salah ya… 

Sepanjang perjalanan pulang di otak ku menari-nari berbagai ide alasan agar aku tidak perlu conduct meeting besok pagi…  tapi.. aku kan jagoan (kata anak2ku), aku kan wonder woman (kata teman2ku) aku kan cewek keren…(huuhh…maunya..hiks..itu siy kata ku sendiri hehe..), aku nggak bisa menghindar aku harus hadapi, aku harus! Itu baru namanya keren…. Tapi kan aku juga manusia… hhhhh… L 

Pagi harinya… dalam perjalanan ke kantor di otakku masih menari-nari mencari alasan untuk menghindar… eit nggak bisa, harus conduct meeting, titik. Tik. Nggak pake koma. Segala sesuatu telah dipersiapkan rekan sekerjaku di ruang meeting, aku cek-cek lagi semuanya..dan semua OK. Tapi kenapa aku tetap masih tidak bersemangat..? 

8.30 aku sudah ready, satu persatu team member meeting datang…aku membuka meeting…kusebutkan apa-apa yang boleh dan tidak selama meeting berlangsung, agenda mulai kumainkan..pembahasan agenda pertama kumulai, meeting mulai menghangat sehangat pisang goreng buatan si mbak ku tadi pagi..masing2 memberikan masukan dan argumentasi, jokes2 mulai keluar dari mereka, kami tertawa, kembali focus  kembali berdebat dan memberikan masukan membangun.. tertawa bersama lagi. Ide-ide datang .. aku semangat begitu juga dengan yang lain, agenda selanjutnya kita bahas satu persatu..dan tanpa terasa sudah lebih dari waktu yang seharusnya. Tapi kami semua masih tetap berada dalam ruang meeting dan serasa enggan untuk berdiri.. 

Aku tersenyum keluar dari ruang meeting…hhhh…finally..kutemukan juga “nyawa” nya hari ini. Aku senang, aku optimis target untuk memberikan suatu rekomendasi bagi BOD dalam pertengahan bulan depan bisa kami sampaikan.  Thanks God.. alhamdulillah.. aku diberikan team yang baik, meskipun beberapa dari mereka jauh lebih senior dari aku, tapi aku percaya mereka mensupport aku.. demi kebaikan bersama pastinya. Semoga di meeting2 selanjutnya spiritku tetap terjaga.. 

Sekarang aku tidak mau tau lagi mengapa beberapa meeting yang lalu aku malas..memble..tidak bernyaw bahkan sampai pagi tadi pun aku masih seperti anak kecil, mencari-cari alasan meskipun aku tau aku tidak akan temukan karena aku bukan anak kecil lagi..*nenek juga tau ya bo, aku udah gede..hehe.  Yang penting sekarang “nyawa” itu sudah kumiliki.. Semoga di meeting2 selanjutnya spiritku tetap terjaga.. Chayyoo !!

One Response to “ Nyawa Dalam Sebuah Meeting ”

  1. agoyyoga

    Iya nih kayak anak kecil… lagian siapa pula yang manggil wonder woman.. kita kan manggilnya INFORMAL LEADER huehehehe…

Respond now.