I Luv U Mom…
Dulu dia cantik – dulu bila tiba saatnya pembagian raport aku bangga sekali bisa “memamerkan” dia pada teman2ku, dulu dia sangat cekatan; bayangkan mengurus ke-6 orang anaknya, beberapa sepupu yang ikut kami dan bapakku sendirian-karena seingatku kami baru punya pembantu ketika kami beranjak besar, dulu dia sangat tangguh; kadang dia juga mesti bertindak sekaligus sebagai ayah ketika bapakku sebagai tentara harus dinas luar untuk jangka waktu yang lama, dulu rasanya apapun bisa dia lakukan, dulu dia pandai memasak setiap masakkannya selalu enak, dulu dia juga pandai merangkai bunga, dulu dia juga pandai membuat kerajinan tangan apa pun, dari membuat boneka; senangnya dulu aku pernah dibuatkan boneka panda warna krem dan coklat dari benang wol, membuat kue, tumpeng, membuat bunga dari sabun mandi, pokoknya apapun di tangannya jadi indah…
Ya dia – beliau adalah ibuku tersayang..yang kini lemah terbaring tak berdaya menahan sakitnya..
Aku memandangi beliau tanpa bisa berbuat banyak…hanya doa yang kupanjatkan dalam hati,”Ya Allah berikanlah kesabaran kepada ibuku ya Allah..sayangilah ibuku ya Allah..” Amin..
Aku kangen saat-saat dulu beliau masih sehat, kita biasa bercanda.. kadang sampai membuat beliau jengkel dan semakin beliau jengkel aku semakin senang.. *hehehe dasar anak yang aneh! Yaaa sudah lama ya aku tidak menemukan lagi masa-masa itu.. yaaahh aku sedih deh…udah deh..nanti jadi nangis beneran niy…
I luv you mom… get well soon, we miz u a lot..
Nyawa Dalam Sebuah Meeting
Beberapa hari yang lalu..
Yup, send…… akhirnya aku kirim juga e mail undangan meeting regular itu untuk besok pagi.. gosshhhh… padahal aku malas sekali untuk nge-run meeting ini. Rasanya koq aku nggak punya spirit untuk yang satu ini, sudah beberapa kali meeting, beberapa kali diskusi dengan team rasanya tetap masih belum menemukan kliknya belum menemukan “nyawa”nya. Ada apa ya…apa yang salah ya…
Sepanjang perjalanan pulang di otak ku menari-nari berbagai ide alasan agar aku tidak perlu conduct meeting besok pagi… tapi.. aku kan jagoan (kata anak2ku), aku kan wonder woman (kata teman2ku) aku kan cewek keren…(huuhh…maunya..hiks..itu siy kata ku sendiri hehe..), aku nggak bisa menghindar aku harus hadapi, aku harus! Itu baru namanya keren…. Tapi kan aku juga manusia… hhhhh… L
Pagi harinya… dalam perjalanan ke kantor di otakku masih menari-nari mencari alasan untuk menghindar… eit nggak bisa, harus conduct meeting, titik. Tik. Nggak pake koma. Segala sesuatu telah dipersiapkan rekan sekerjaku di ruang meeting, aku cek-cek lagi semuanya..dan semua OK. Tapi kenapa aku tetap masih tidak bersemangat..?
8.30 aku sudah ready, satu persatu team member meeting datang…aku membuka meeting…kusebutkan apa-apa yang boleh dan tidak selama meeting berlangsung, agenda mulai kumainkan..pembahasan agenda pertama kumulai, meeting mulai menghangat sehangat pisang goreng buatan si mbak ku tadi pagi..masing2 memberikan masukan dan argumentasi, jokes2 mulai keluar dari mereka, kami tertawa, kembali focus kembali berdebat dan memberikan masukan membangun.. tertawa bersama lagi. Ide-ide datang .. aku semangat begitu juga dengan yang lain, agenda selanjutnya kita bahas satu persatu..dan tanpa terasa sudah lebih dari waktu yang seharusnya. Tapi kami semua masih tetap berada dalam ruang meeting dan serasa enggan untuk berdiri..
Aku tersenyum keluar dari ruang meeting…hhhh…finally..kutemukan juga “nyawa” nya hari ini. Aku senang, aku optimis target untuk memberikan suatu rekomendasi bagi BOD dalam pertengahan bulan depan bisa kami sampaikan. Thanks God.. alhamdulillah.. aku diberikan team yang baik, meskipun beberapa dari mereka jauh lebih senior dari aku, tapi aku percaya mereka mensupport aku.. demi kebaikan bersama pastinya. Semoga di meeting2 selanjutnya spiritku tetap terjaga..
Sekarang aku tidak mau tau lagi mengapa beberapa meeting yang lalu aku malas..memble..tidak bernyaw bahkan sampai pagi tadi pun aku masih seperti anak kecil, mencari-cari alasan meskipun aku tau aku tidak akan temukan karena aku bukan anak kecil lagi..*nenek juga tau ya bo, aku udah gede..hehe. Yang penting sekarang “nyawa” itu sudah kumiliki.. Semoga di meeting2 selanjutnya spiritku tetap terjaga.. Chayyoo !!
Hobi Koq Nyasar…
Hari Sabtu 22 Februari, aku sudah buat agenda hari ini sbb.:
1. Pagi setelah bangun tidur masih boleh leyeh2 di tempat tidur sambil baca-baca koran, becanda2 dengan si Ganteng, sarapan dan lihat2 + merawat tanaman di halaman
2. Kalau masih ada waktu sedikit 30-15 menit masih boleh terusin bobo lagi..ya klo bablas mpe jadi 1 jam juga nggak apa2 (secara abis kerja 5 hari dari pagi pulang malem ya bo..*sapa juga yang suruh pulang malem?)
3. Jam 9.30 mandi..jam 10.30 cabut ke kantor jemput keponakan ku yang datang dari Batu Hijau, trus langsung ke RS jenguk nyokap…
4. Abis dari RS…nggg…acara bebas…! Boleh makan makan ma anak2, boleh jalan2 di mal…btw tadi di koran ada iklan satu dept store besar sedang disc mpe 50%, ada baju2 senam juga.. Eeeiiittt..inget nggak..nggak..nggak boleh belanja lagi, nyokap lagi sakit, mending buat bantu nyokap.
Jadwal yang simple..dan terbayang sudah nanti sesampainya di rumah lagi..aku mau meneruskan istirahatku, karena sudah kucanangkan bahwa hari Sabtu adalah hari istirahatku…hhh.. senangnya bisa bobo lagi nanti…
Setelah menjenguk nyokap, kami makan bakmi di PIM..ketika asik makan aku teringat tadi ada telpon dari Pak Haji yang berniat baik membantu pengobatan nyokap dengan cara herbal, namun karena tadi aku sedang muter2 cari tempat parkir aku belum bisa menerima telponnya. Ketika aku hubungi ternyata beliau bilang bahwa sedang menyiapkan obat untuk nyokap dan minta diambil di rumahnya jam 4 sore. Maakk.. aku nggak tau rumahnya.. setelah mencatat nama jalan dan ancer2 nya, aku selesaikan makan bakmi ku dan kuputuskan untuk langsung ke rumah Pak Haji dari PIM.
Penyakit lama ku kumat.. aku memang bukan orang yang canggih membaca jalan.. sekali aku nayasar maka selanjutnya…terserah anda… aku bakal dipastikan akan semakin jauh dari tempat yang dituju. Dan lagi2 hal ini terjadi… rasanya mau nangis, marah, cape… jadi satu.. tapi hal itu buru2 kutepis, semua ini demi nyokap.. jadi aku harus sabar .. pasti ketemu..pasti ketemu.. jangan panik..tidak boleh panik. Untung ada anak2ku yang ceria dan lucu..mereka seperti tidak cape ikut ibunya nyasar kemana2 bahkan celotehannya kadang membuatku tertawa.
Hari sudah mulai gelap.. dan sepanjang perjalanan sudah hujan 2 x dan sekarang masih rintik2. Sebenarnya rasa jengkel terhadap Pak Haji ada (sedikit siy..abis beliau sudah begitu baik menolong kami) setiap directionnnya seolah-olah aku sudah paham daerah tsb, padahal sama sekali aku tidak paham, dia nyerocos terus..”Abis lampu merah ke tiga, jalan sedikit, dari situ belok kanan..nanti ada tanjakan terus saja lurus jangan belok2..klo jalanan sudah datar belok ke kanan, ktemu jembatan lurus sedikit terus belok kiri nanti kalau sudah di depan Universitas Budi luhur baru telpon saya lagi…”
Akhirnya sampai juga di rumah Pak Haji, beliau dan istrinya menyambut kami dengan ramah. beliau bilang obat tersebut harus secepatnya diberikan ke nyokap untuk segera diminum, karena kondisi nyokap saat ini memang kurang bagus. Akhirnya dari rumah Pak Haji, kami kembali ke RS..alhamdulillah perjalanan menuju RS lancar meskipun jauh.
Walhasil kami baru sampai di rumah sekitar jam 9 malam…pegal semua badan dan kaki…seandainya ada seseorang yang bisa mebantuku memijat…hhhh…
Cita-cita mau nerusin tidur sepulang dari RS tercapai memang… langsung tidur malam.
Mama Snowy & Kepekaan
Karena hari Jumat kemarin hujan seharian dan sore hari aku mendapat informasi dari seorang teman yang bilang bahwa jalan tol menuju ke rumahku macet total, juga para penyiar radio yang sangat gencar sekali memberitakan kemacetan dimana-mana akibat banjir maka aku memutuskan untuk menunggu saja di kantor sampai kemacetan reda.
Akhirnya hampir jam 9 malam aku baru meninggalkan kantor bersama seorang temanku yang sedang hamil besar, yang sebentar lagi akan cuti untuk melahirkan, yang sedari tadi selama menungguku dia 2 kali ngebel aku menanyakan apakah aku sudah selesai atau belum karena pinggangnya sudah mulai sakit.
Alhamdulillah perjalanan pulang lancar, kami tidak menemukan kemacetan seperti yang dilaporkan temanku tadi sore dan para penyiar radio. Sepanjang jalan temanku yang sedang hamil ini banyak bercerita..dalam hati aku bersyukur..alhamdulillah berarti dia baik2 saja (indikator dia baik atau tidak ya dari frekwensi bicaranya..hiks) karena sebenarnya aku sedikit kawatir karena tadi dia bilang pinggangnya sakit, jangan2 dia mo melahirkan…?
Setibanya di pintu keluar tol temanku menelpon suaminya untuk dijemput di suatu tempat. Jam sudah menunjukan 9.30 an malam dan temanku minta diturunkan di pinggir jalan sebelum aku belok meneruskan perjalanku. Sebelum temanku turun aku menanyakan mana suaminya? Dia bilang sebentar lagi tiba dan aku hanya memastikannya bahwa temanku akan baik2 saja turun di situ. Dan setelah itu aku berlalu..tancap gas..karena yang ada di kepalaku aku ingin cepat-cepat pulang bertemu anak2…. Anak2?
Ya anak2ku.. yang seharian ini sudah aku tinggalkan.. tapi… anak2ku Insya Allah sudah aman di rumah, mungkin sudah tidur juga dengan mendekap guling yang hangat…sementara temanku yang sedang hamil besar tadi, kutinggalkan di pinggir jalan..sendirian…menunggu suaminya yang entah berapa lama dia mesti menunggu..ya ampyyuuunnn dimana kepekaanku sebagai sesama perempuan yang pernah hamil pula…kenapa aku tidak menemaninya menunggu suaminya? Sehingga dia bisa duduk di dalam Snowy tidak berdiri di pinggir jalan dalam kegelapan malam sendirian.. huuh aku memang sangat tidak peka!
Akhirnya yang bisa kulakukan adalah menyesali ketidakpekaanku dan berdoa semoga suaminya cepat datang menjemputnya… Maaf ya dear, temanmu yang satu ini memang “kadang” kurang (tidak) peka… :p
Kalau Rejeki Memang Tidak Akan Kemana
Minggu lalu, setelah aku menghitung-hitung uang yang tersisa dan dengan perkiraan tanggal 28 Januari aku akan gajian lagi, maka bulan Januari ini aku punya kelebihan uang.. Ciihhhuuuyyy…bisa ke salon niy!!
Maka sepulangnya anakku Si Cantik dari sekolah (hari Sabtu dia tetap masuk karena ada eskul melukis) aku ajak kedua anakku untuk menemamiku ke salon. Wah senangnya bisa sedikit bersenang-senang menikmati jerih payah sendiri (semenjak aku memutuskan menjadi single parent, aku memang harus berhemat karena aku punya cicilan rumah yang harus aku bayar setiap bulan, asuransi pendidikan anak2 dan juga kebutuhan lain untuk anak2 yg harus aku prioritaskan).
Sambil menikmati pijitan di kepala aku meneruskan membaca buku tentang nilai2 hidup seorang tokoh yang amat sangat low profile-yang diterbitkan hanya untuk kalangan terbatas, Alhamdulillah aku bisa memiliki dan membaca bahkan mendapatkan tanda tangan langsung dari beliau. Salah satu nilai yang amat sangat dalam maknanya yang aku baca yaitu “Knowledge is power but character is more”..hmm..membuatku berfikir ada di bagian mana aku? Knowledge biasa2 saja bahkan kurang, character…?? Ya (untuk menghibur diri sendiri) minimal aku berguna bagi anak2ku, itu baru namanya berkarakter. Karena orang yang memiliki karakter positif pasti orang yang bermanfaat/mambawa manfaat bagi orang lain dengan prinsip hidupnya yang positif…(itu menurut pendapatku saja siy
Kembali ke salon… kedua anakku asyik sibuk bercanda berdua dan aku tenggelam dalam bacaan dan keasyikan menikmati pijitan tukang creambath..dan setelah itu sedikit demi sedikit rambutku jatuh ke lantai akibat guntingan tukang cukur..jadilah rambutku lebih pendek 5-10 cm dari semula yang panjang dibawah bahu. Tiba giliran tukang blow datang dan bertanya,”Mau diblow biasa saja?” Aku jawab sekenanya,”Klo yang luar biasa seperti apa?”
Waah senangnya…kepala rasanya enteng..baru dicreambath..dengan rambut model baru pula..Aku pulang dengan senang dan hati riang. Diperjalanan pulang anakku Si Ganteng minta dibelikan sate usus ayam, akhirnya tujuan berubah, kita menuju tukang sate dulu baru pulang. Dan tiba-tiba tanpa tanda2 penampakan dan warning 1 s/d 3 terlebih dahulu, Snowy berhenti tepat di tengah jalan (padahal aku selalu mengingatkan Snowy untuk jangan berhenti di tengah jalan, tidak sopan, berbahaya dan mengganggu orang lain). Waduh…ada apa dengan cinta (Snowy)? Aku coba stater berkali2 dan akhirnya mau juga dia nyala..namun baru berjalan 10 meteran kembali dia mati..aku mulai panik..Snowy tidak pernah begini sebelumnya..(terakhir dia sakit parah dan mogok di tol itu 3th yll.
Aku panik beneran dan orang-orang mulai membantu mendorong Snowy untuk menepi. Pada akhirnya Snowy benar-benar tidak bereaksi dan para tukang dorong sudah pergi, kami berempat di tepi jalan menunggu montir langganan datang. Di kepala ku sudah manari-nari biaya yang akan keluar untuk perbaikan Snowy..alamak.. alih-alih mau menikmati sisa uang bulan ini malah tekor niy…plus tukang sate usus ayamnya tidak jualan pula hari itu!.
Setelah kurang lebih 10 menit menunggu di tepi jalan, seorang kakek tua penjual rambutan yang berjualan tidak jauh dari tempat kami menepi medekati kami dan menawarkan bantuan untuk mendorong Snowy ke tempat yang teduh. Aku menolak karena kawatir kakek tua itu patah tulang mengingat 3 anak muda yang mendorong barusan saja mengatakan bahwa Snowy berat sekali. Tapi dia bersikeras dan akhirnya kuturuti niat baiknya dan ajaib…! Snowy bukan saja bisa didorong ke tempat yang teduh bahkan mesinnya bisa hidup kembali. Aku ucapkan terima kasih kepada kakek tua itu sebelum akhirnya pergi pulang ke rumah, sambil berfikir apa tadi sebelum berangkat aku lupa baca doa ya, karena kakek tua itu bilang sebelum mendorong Snowy dia baca Bismillah dulu sehingga tidak berasa berat.
Dan benar saja..bukan cuma tekor..bahkan aku mesti berhutang kepada montir langgananku. Tenang..tenang..jangan panik tarik nafas, cari akal…untuk bisa bayar montir dan bisa tetap makan (karena semua uang yang ada sudah untuk bayar separuh biaya Snowy).
Hari Senin tanggal 28 aku mendapat informasi bahwa gaji baru akan ditransfer tgl 29 dan akan diterima tanggal 30, maak..lemas badanku terbayang hutangku sama montir dan janjiku untuk melunasinya hari ini. Kuambil HP ku…kutulis SMS dan send….ahhaa..terkirim sudah. Tidak sampai 2 menit HP ku berbunyi, dan diseberang sana temanku menyatakan akan menjemputku untuk makan siang jam 12 siang nanti (alhamdulillah..setidaknya solved sudah permasalahan makan siang hari ini
Akhirnya datanglah temanku yang baik hati dan tidak sombong itu menjadi malaikat penolongku, di dalam mobil dia menyodorkan dompetnya dan hanya minta disisakan untuk dia makan..hehe..tidak lupa aku mengucapkan terima kasih dan berjanji untuk membayar secepatnya setelah uang gajiku masuk. Alhamdulillah setidaknya hari ini aku bisa menepati janjiku pada montir dan bisa bertahan hidup sampai dengan tanggal 30 nanti.
Beberapa hari kemudian, dengan riang kuambil HP ku, kutulis SMS dan send…ahhaa terkirim. Tapi baru keesokan harinya aku dapat balasan dari temanku yang baik hati dan tidak sombong itu, isinya ”SUDAH PUNYA DUIT NENG? YAUDAH AMBIL AJA NGGAK USAH DIGANTI, ANGGAP AJA BUAT HADIAH IMLEK”… Waaaahh kamsia..kamsia..alhamdulillah..klo memang rejeki nggak akan kemana.
Allah memang selalu memberikan rejeki untuk umatnya dari mana saja yang Dia mau / arah mana saja yang tidak terduga (ya kurang lebih begitulah yang aku pernah baca), begitu juga denganku aku percaya banget dengan cara-Nya aku mendapatkan rejekiku melalui temanku itu.. Kamsia my friend… Moga-moga aku bisa berbuat baik juga kepada orang lain, karena aku yakin tangan diatas itu lebih indah ketimbang yang dibawah…
Asal Usil Snowy
Awalnya dia ingin kupanggil Si Putih..tapi setelah aku pikir-pikir dia kan juga nggak putih-putih amat (ya agak putih tua gitu dech). Snowy..ya akhirnya aku beri nama dia Snowy, sama dengan binatang kesayangan Tintin bacaan kesukaanku waktu kecil..(sebenarnya bukan Cuma Tintin, aku juga suka membaca Nina karena gambarnya bagus dan dulu aku juga suka baca komik Crayon Shincan). Snowy adalah mobil pertamaku yang aku beli dengan uangku sendiri pada tahun 2001. Maskipun dulu aku punya cita-cita mobil pertamaku adalah Civic Nouva (or Nova?), tapi ya 11-12 lah sama Snowy yang mungil juga. Jadilah semenjak April 2001 Snowy jadi teman setiaku, yang selalu menemani kemana aku pergi..bahkan sekarang ini aku merasa dia bukan sekedar teman setia…tapi teman seperjuangan. Karena dia selalu ada untukku (dan anak2ku) dalam suka dan duka…chayyoo Snowy!! We love you a lot… Bahkan ketika aku berencana (baru berencana saja) untuk mengganti Snowy dengan yang lain yang lebih besar, anakku yang cantik minta agar Snowy jangan dijual, biar dia saja yang pakai karena dia sudah terlanjur sayang sama Snowy. Pertama kali kuajak Snowy ke kantor, kita terkena musibah, kami serempetan dengan kijang yang mengakibatkan kerugian materi dan psikis. Kerugian materi karena aku harus mengganti mata kiri Snowy dengan yang baru dan sedikit operasi plastik agar Snowy terlihat cantik lagi. Kerugian psikis…sesaat setelah kecelakaan itu sepanjang jalan tol menuju kantor tangan dan kakiku gemetar, bahkan sampai menjelang sore di kantor pun aku masih deg2an, jalan serasa tidak menyentuh lantai-melayang…dan setelah itu selama 1 bulan aku tidak berani bawa Snowy. Aku berangkot ria lagi…sampai satu ketika timbul keberanianku lagi dan setelah itu sampai sekarang kami tidak terpisahkan lagi. Masih ada 1 cita-citaku lagi untuk Snowy, suatu saat aku akan menjodohkan Snowy dengan Mas Gantengku-Terano Hitam (yang suatu saat nanti akan kumiliki, amin)…sssrrpppp…hhhmmm…pasti mereka jadi pasangan yang serasi berada di car port rumahku (emang muat?), yang satu imut2 putih tua yang satu macho hitam mengkilap…
Mama Super Parno
Cerita ibu yang parno di hari minggu (beberapa minggu yang lampau tepatnya)…
Berhubung anakku (si cantik, kelas 3 SD) mule hari Senin ini ujian… maka seminggu sebelum ujian dimulai anakku sudah masuk karantina pokoknya tidak ada maenan, tidak ada ada nonton tv/VCD/DVD…pokoknya blajar.
Dan hari Minggu sorenya jadwal belajar semakin padat dan ketat… jadwalnya ujian untuk hari Senin itu Agama and Bhs Indonesia.
Malemnya aku kasih soal2 untuk anakku jawab…OK… aku optimis banget anakku pasti besok bakal sukses nyaingin kesuksesan ibunya… akhirnya tibalah jam 9 malam waktu untuk tidur, aku suruh dia tidur… begitu juga aku…tidur dengan senyum napsuin karena anakku bisa ngejawab semua pertanyaan2 yang aku kasih…
Pagi jam 3.30 alarm HP berbunyi bangunin aku untuk shalat tahajud… selesai wudhu sambil pake mukenah aku lihat kembali jadwal ujian anakku yang tergelatak dengan indah di meja rias dan ternyata eh ternyata…hari Senin jadwalnya ujian KOMPUTER bo!! sementara anakku sudah belajar dengan keras AGAMA dan BHS INDONESIA!!! (atas perintah ibunya…)
Addduuuhhh ibu macam apa aku ini bisa salah liat jadwal gini…. agama ama bhs ind. itu ujian hari Selasa!!! ya ampyyyuuuuunnn…. aduh…aku pandangin anakku yang sedang terlelap tidur setelah seharian kemarin aku godok di kawah candra dimuka… yaa aku pasrah deh… :’(
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Februari 29, 2008